SEO WISATA GUNUNG LAWU DAN WISATA GUNUNG PAPANDAYAN

menyediakan paket wisata ke gunung bromo murah jawa timur

EMAIL: admin@ebromo.com


TLP/SMS/WA: 085755885078

PAKET WISATA BROMO

TLP/SMS/WA: 085755885078


WISATA GUNUNG LAWU DAN WISATA GUNUNG PAPANDAYAN

Hal-Hal Unik dari Obyek Wisata Gunung Kemukus


Obyek wisata gunung Kemukus sejatinya dikelilingi oleh hamparan bukit menghijau. Lokasinya di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen. Disitu terdapat kompleks makam Pangeran Samudro dari kerajaaan Majapahit yang dikunjungi untuk ziarah. Sekaligus pusat dari obyek wisata gunung kemukus di Jawa Tengah. Banyak orang datang menjelang malam Jumat Pon dan Jumat Kliwon. Konon untuk ngalap berkah supaya dipermudah segala rencana dan harapannya.


    Benarkah ritual seks dan prostitusi melingkupi lokasi pemakaman Pangeran Samudro? Memang kabar menghebohkan itu pun menjadi berita utama bagi media internasional. Dan tentu saja telah mencemari nama obyek wisata Gunung Kemukus.

Padahal sejatinya Pangeran Samudro telah adalah teladan bagi masyarakat sekitar. Beliau mendalami agama Islam dari Sunan Kalijaga, lantas berguru pada Kiai Ageng Gugur di Gunung Lawu, bahkan hingga wafatnya masih dalam amanah menyebarkan ilmu agama.

Oleh karena itulah makam sang Pangeran menjadi tempat ziarah dan ngalap berkah. Namun entah sejak kapan mulai berkembang mitos tentang ritual seks bebas tersebut. Dan membuat banyak peziarah yakin itulah cara memohon berkah dari makam Pangeran Samudro di Gunung Kemukus.

Gencarnya kabar mengenai ritual terlarang Gunung Kemukus mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Banyak warung remang-remang yang ditertibkan. Hal ini untuk menjaga Gunung Kemukus sebagai obyek wisata religi, budaya, dan sejarah.

Namun siapa sebenarnya Pangeran Samudro dalam catatan sejarah? Singkatnya beliau adalah putra dari raja Majapahit yang terakhir. Pada saat kerajaan Majapahit runtuh, Pangeran Samudro bersama ibunya beranjak pergi ke daerah Demak. Disitulah Pangeran bertemu Sunan Kalijaga yang kemudian menjadi guru agamanya sejak berusia 18 tahun hingga dewasa.

Kisah ini tentu saja menjadi jauh berbeda dengan ritual terlarang Gunung Kemukus. Setiap pengunjung bisa melakukan napak tilas mengenai jejak kebaikan Pangeran Samudro, tanpa percaya pada mitos-mitos aneh dan sesungguhnya terlarang. Lantas, apa saja aktivitas kunjungan pada hari-hari biasa, meskipun tidak di malam Jumat Pon atau Jumat Kliwon?

1. Mendaki 175 anak tangga


Rerimbunan pohon Nagasari menambah suasana misterius di sekeliling pemakaman. Belum lagi ada 175 anak tangga yang memuncak dari gerbang menuju makam Pangeran Samudro. Sudah pasti akan jadi perjalanan melelahkan. Tapi setidaknya cara ini lebih aman, pasalnya jika menempuh jalan berputar lewat Sendang Ontrowulan, maka peziarah harus menempuh jalur yang cukup berbatu.

2. Ziarah Makam Pangeran Samudro


Makam Pangeran Samudro dan ibundanya dipercaya dapat mendatangkan berkah bagi yang memohon dengan kesungguhan hati. Misanya untuk mendapat jodoh, sukses dalam karier dan bisnis, bahkan mendapatkan jodoh yang diidamkan.

Kawasan makam terdiri dari bangunan utama berbentuk joglo dengan dinding batu bata dan bagian atas berdinding kayu papan. Di dalam bangunan joglo terdapat dua makam utama. Satu makam besar yang ditutup kain kelambu adalah makam Pangeran Samudro dan Nyai Ontrowulan. Sedangkan makam lainnya milik para abdi setia Pangeran Samudro.


Tata cara aturan ziarah antara lain memasuki pintu masuk dengan tenang dan sopan. Kemudian bersuci dahulu di sendang Ontrowulan. Jangan lupa membawa bunga untuk diserahkan kepada juru kunci makam. Karena usai bersuci di sendang, juru kunci akan mengantar peziarah ke lokasi makam Pangeran Samudro untuk mulai nyekar dan berdoa.


3. Kisah Sendang Ontrowulan

Sekitar 300 meter kemudian dari kompleks makam, atau tepatnya di kaki bukit sebelah Timur, terdapat sumber mata air suci atau disebut sendang. Yaitu Sendang Ontrowulan. Seperti namanya, dahulu sendang ini merupakan tempat bersuci R.Ay. Ontrowulan sebelum bertemu putranya, Pangeran Samudro.

Kabarnya mata air sendang Ontrowulan tak pernah bertambah saat musim hujan, tapi juga belum pernah surut ketika musim kemarau panjang. Fenomena ini dipercaya berhubungan dengan kisah dramatis antara Ibu dan anak dari Kerajaan Majapahit.

Alkisah Pangeran Samudro wafat ketika menyebarkan agama Islam, tepatnya dalam perjalanan pulang ke Demak. Saat mendengar kabar kematian putranya, Ontrowulan mengunjungi makam sang putra dan merebahkan diri di pusara tersebut. Bahkan Ia dapat mendengar pesan dari Pangeran Samudro untuk mensucikan dirinya di sebuah sendang.

Konon usai ritual mensucikan diri itulah perlahan tubuh Ontrowulan menghilang dan tak pernah kembali lagi. Namun dari geraianan rambutnya berjatuhan bunga-bunga penghias rambut, yang sampai sekarang diyakini tumbuh rimbun sebagai pepohonan nagasari langka di sekitar Gunung Kemukus.

Stigma negatif tentang obyek wisata gunung kemukus memang sangat meresahkan. Karenanya saat ini Pemkab Sragen lebih sering mengemas kegiatan budaya lokal, agar nilai wisata budaya pun semakin kental. Maka selain berziarah, di waktu tertentu kita dapat menonton tayuban, wayang kulit, kirab gunungan sedekah bumi, dan sebagainya.

Salah satu jalur wisata alam menuju makam Pangeran Samudro adalah Waduk Kedung Ombo. Disaat musim penghujan pasokan air waduk akan berlimpah. Pengunjung yang hendak menyeberang ke area makam, harus menumpang sebuah kapal motor.

Namun berbeda saat debit air menyusut di musim kemarau. Akan lebih mudah menyeberang ke dermaga Gunung Kemukus, yaitu dengan melewati jembatan yang membelah waduk. Akses jalan ini akan terkubur air waduk pada saat musim penghujan tiba.

Maka dari itu perjalanan ke obyek wisata Gunung Kemukus sebaiknya bermula sejak pagi hari. Paling tidak bisa santai sejenak di sepanjang waduk sambil piknik menikmati bekal makanan. Berlanjut jalan-jalan menyusuri lereng Gunung Kemukus yang asri, hingga sampai ke makam Pangeran Samudro.


Bagaimana cara menuju obyek wisata gunung kemukus di Kabupaten Sragen? Mudah saja, jika memilih naik kendaraan pribadi jaraknya sekitar 34 km melewati jalan Sragen sampai ke Pungkruk/Sidoharjo, Tanon dilanjutkan Sumberlawang/Gemolong, dan kemudian menuju Gunung Kemukus.

Sedangkan jika memilih angkutan umum, bisa naik melalui terminal Tirtonadi Solo. Cari jurusan Purwodadi kemudian turun di daerah Barong, lalu naik ojeg ke arah Gunung Kemukus. Apabila sudah sampai di waduk kedung Ombo, pengunjung tinggal menyeberang dengan perahu motor.

Sekian catatan tentang obyek wisata Gunung Kemukus. Anda bisa melakukan tiga langkah napak tilas dengan kesungguhan hati. Dimulai dari menaiki 175 anak tangga, mensucikan diri di Sendang Ontrowulan, lalu berziarah dan berdoa di ke makam Pangeran Samudro. Setelahnya dapat melakukan wisata alam sembari menunggu waktunya sunset yang indah di Gunung Kemukus. Maka kalau hanya untuk berwisata saja tidak mesti menunggu sampai malam Jumat, ya kan.

WISATA GUNUNG LAWU DAN WISATA GUNUNG PAPANDAYAN


© WISATA GUNUNG LAWU DAN WISATA GUNUNG PAPANDAYAN 2016

FOTO PEMANDANGAN GUNUNG BROMO
HOTEL MURAH DI KAWASAN BROMO
BROMO TENGGER SEMERU NATIONAL PARK
KETINGGIAN GUNUNG BROMO MALANG
LETAK GUNUNG BROMO LOKASI GUNUNG BROMO
WISATA GUNUNG RINJANI

GUNUNG TERTINGGI DI DUNIA
WISATA GUNUNG KEMUKUS
WISATA GUNUNG LAWU DAN WISATA GUNUNG PAPANDAYAN
SEJARAH GUNUNG BROMO
RUTE PERJALAN KE PUNCAL BROMO
KEINDAHAN GUNUNG BROMO

Pulau tidung pake wisata
Tentang ebromo
Cara pemesanan di ebromo
Kontak ebromo
Tanya jawab
Ketentuan ebromo